Analisa Perbandingan Kinerja Steganografi pada Platform Linux dan Windows Menggunakan Kriteria Steganalisis

Abstract
Every time Internet technology keeps developing and more internet users
because it can easily exchange data information in the form of images, audio, video and text. Without thinking about data security users continue to send data every day, therefore, confidential data can be easily retrieved by other parties. Based on these reasons, there is an analysis of the use of steganography to hide secret messages into image data, then the other party will find it difficult to get the secret message. Testing is done on the Windows and Linux platforms so users can choose a safer platform for sending secret messages as needed.

Keywords: Steganography, Steganalysis, Embedding, Extracting, Steghide.
Abstrak

Teknologi internet terus berkembang setiap waktu dan pengguna internet
juga semakin banyak karena dapat dengan mudah untuk bertukar informasi data berupa gambar, audio, video dan text. Tanpa memikirkan keamanan data pengguna terus melakukan pengiriman data setiap harinya, oleh karena itu data rahasia dapat dengan mudah diambil oleh pihak lain. Berdasarkan alasan tersebut, terdapat analisa penggunaan steganografi untuk menyembunyikan pesan rahasia kedalam data citra, maka pihak lain akan sulit untuk mendapatkan pesan rahasia tersebut. Pengujian dilakukan pada platform windows dan linux dengan begitu pengguna dapat memilih platform yang lebih aman untuk pengiriman pesan rahasia sesuai kebutuhan.
Kata Kunci : Steganografi, Steganalisis, Embedding, Extracting, Steghide.

1. Pendahuluan

Teknologi merupakan sarana pendukung untuk memenuhi kebutuhan
hidup manusia, karena dengan adanya teknologi manusia dapat menghemat waktu untuk bertukar informasi berupa data teks, gambar, audio dan video menggunakan teknologi internet yang memudahkan pengguna untuk bertukar informasi dengan waktu yang singkat ditambah lagi teknologi informasi yang terus berkembang setiap saat. Berbagai serangan berupa spam, virus penyadapan maupun hacker semakin berkembang, internet tidak menjamin akan keamanan informasi. Berbagai keamanan data terus dikembangkan diantaranya kriptografi dan steganografi.

Teknik pengamanan pesan rahasia menggunakan steganografi
merupakan bagian dari kriptografi. Kriptografi adalah teknik merubah informasi asli menjadi informasi acak yang tidak dapat dimengerti pihak lain, namun informasi yang terlihat acak akan menimbulkan kecurigaan untuk itu pesan akan dikirimkan menggunakan steganografi dimana informasi akan disisipkan kedalam citra digital dengan begitu pihak lain akan sulit untuk mengenali keberadaan pesan rahasia [1].

Steganografi dan steganalisis. Algoritma steganografi terus
dikembangkan untuk menyembunyikan keberadaan pesan rahasia diantaranya
adalah A Graph Theory Approach, sementara algoritma steganalisis juga terus
berkembang untuk mendeteksi keberadaan pesan rahasia yang disembunyikan
dengan algoritma-algoritma steganografi yang telah ditemukan [2]. Steganografi akan menggunkan aplikasi steghide dan kemudian akan dianalisis menggunakan metode yang ada dengan kriteria-kriteria yang ditentukan.
Penelitian ini membahas bagaimana menganalisis kinerja data citra
steganografi kemudian hasilnya akan di uji meggunkan kriteria steganalisis, yaitu, Fidelity: melihat mutu citra secara indrawi. Robustness: Menguji ketahanan citra dengan serangan seperti pengubahan kontras, penajaman, pemampatan, rotasi, perbesaran gambar, cropping, enkripsi, dan sebagainya. Recovery: data hasil steganografi harus dapat diambil kembali dalam keadaan seperti semula sebelum disembunyikan. [3] Pengujian akan dilakukan pada data citra gambar beruba file jpg dan data citra audio berupa file wav dengan menggunakan aplikasi yang ada maupun aplikasi yang akan dibuat pada platform linux dan windows sehingga memudahkan pengguna untuk dapat mengetahui kinerja steganografi serta menganalisisnya pada kedua sistem operasi tersebut.